Pada modul di bagian Warehouse Module ini terdapat bagian master data, dan terdapat tahapannya sebelum melakukan transaksi pada modul ini, pengguna harus menyiapkan master data di bawah ini. Untuk Receipt Schedule adalah mengatur jadwal penerimaan barang harian dalam periode 1 bulan. Pengguna dapat langsung merubah kuantitas barang pada kolom per tanggal. Jadwal ini akan otomatis terbuat ketika Purchase Order Supplier dibuat dan settingan Receipt Schedule di form Master Data Supplier diaktifkan yang ada didalam sistem ERP. Pada Oviz ERP ini, Receipt Schedule berfungsi sebagai :
- Membantu kepala gudang memprediksi beban kerja penerimaan barang pada periode tertentu.
- Menghubungkan antara komitmen pembelian (PO) dengan jadwal kesiapan gudang untuk menerima barang.
- Mengelola jadwal penerimaan untuk item-item pembukaan saldo atau stok lama yang baru akan dicatatkan dalam sistem.
- Memastikan setiap barang yang masuk memiliki jadwal yang jelas untuk meminimalisir penumpukan barang yang tidak teridentifikasi di area bongkar muat.
Untuk langkah-langkah menampilkan Receipt Schedule di Warehouse Module adalah sebagai berikut : Warehouse Module > klik tab Good Receipts > klik Receipt Schedule. Untuk letak Receipt Schedule di Warehouse Module ini ada pada tampilan berikut.


Dan pengguna dapat menambah, merubah atau mengatur jadwal penerimaan barang harian dalam periode 1 bulan pada form berikut.

Untuk pada gambar diatas terdapat 6 kolom, yakni :
- Source Document : Menunjukkan asal dokumen.
- Year : Tahun periode penjadwalan penerimaan barang.
- Month : Bulan spesifik dalam tahun berjalan untuk rencana kedatangan barang.
- Item to schedule : Nama produk atau kategori stok yang akan dijadwalkan.
- Schedule Qty : Jumlah kuantitas barang yang direncanakan untuk diterima dalam jadwal tersebut.
- Unit : Satuan ukuran barang yang digunakan dalam penjadwalan.
Untuk penerapan penggunaan Receipt Schedule pada Warehouse Module ini adalah sebagai berikut.
- Tim gudang menggunakan data Schedule Qty untuk menentukan area penempatan (bin location) yang tepat sebelum barang datang.
- Saat proses Goods Receipt (Penerimaan Barang) dilakukan, sistem dapat mencocokkan jumlah fisik yang datang dengan jadwal yang sudah dibuat di Receipt Schedule untuk melihat adanya selisih.
- Manajemen dapat menarik laporan bulanan berdasarkan kolom Year dan Month untuk mengevaluasi ketepatan waktu pengiriman dari vendor.